AlurKerja Released — 2026.9.1.1
Rilis 2026.9.1.1 sudah naik. Ini batch maintenance terbesar sejauh ini — 75 perubahan, hampir dua kali lipat rilis sebelumnya. Selain fitur yang terlihat di layar, ada dua perombakan di balik layar yang mengubah cara identitas dan antrean bekerja, dan satu fitur yang sejak rilis lalu masih ditunggu akhirnya benar-benar aktif.
🎉 Fitur Baru
- Cancellable Task kini aktif untuk semua — fitur yang di rilis 2026.08.4.2 masih mati di balik saklar sekarang jalan tanpa perlu dinyalakan. Pengaju bisa membatalkan request-nya sendiri beserta alasannya.
- Dukungan Tencent COS — penyimpanan objek kini bisa diarahkan ke Tencent COS, bukan hanya MinIO. Berlaku di sembilan layanan sekaligus, cukup lewat konfigurasi, tanpa mengubah instalasi yang sudah jalan. Cara menyalakannya ada di bawah.
- Send Error to IT Support — setiap notifikasi kegagalan di aplikasi kini punya tombol lapor yang langsung membuat tiket helpdesk, lengkap dengan nomor tiketnya di layar yang sama. Tidak perlu lagi menyalin pesan error ke tempat lain.
- Bulk Complete terkonfigurasi — di User Task builder bisa dipilih field mana saja yang ikut saat menyelesaikan banyak task sekaligus, dan dialognya hanya menampilkan field itu. Sebelumnya seluruh formulir ikut terkirim.
- Master Data — unggah banyak record sekaligus dari Excel, saring per kolom, dan kolom bertipe berkas kini punya pemilih file yang benar.
- Notifikasi tiket untuk pelapor — pelapor mendapat lonceng saat tiketnya dibalas atau berubah status, tidak perlu menengok halaman tiket berulang kali.
- Lampiran berkas pada email Send Event, laporan SLA mingguan yang bisa diunduh sebagai PDF, dan foto profil yang bisa diganti langsung dari halaman Profile.
🏗️ Di Balik Layar
- Identitas lewat proxy (JWT Auth Consolidation) — sepuluh layanan tidak lagi membaca token sendiri-sendiri. proxy-service yang memverifikasi, lalu meneruskan identitas lewat header yang dijamin dengan shared secret. Dipasang dalam mode berdampingan dulu, jadi bisa dinaikkan tanpa memutus yang lama. Empat variabel, tiga tahap, urutannya mengikat.
- Antrean pindah ke Asynq/Redis (Queue Consolidation) — pengiriman webhook, pengingat task, dan notifikasi task tidak lagi ditarik dengan polling ke Postgres, melainkan lewat antrean Redis dengan relay dan replay. Kepemilikan tabel
queue_jobsresmi pindah ke integration-service. Tiap konsumen punya saklarnya sendiri sehingga bisa dipindah satu per satu, bukan sekaligus.
✨ Perbaikan
Keamanan
- Tanda tangan token kini benar-benar diverifikasi lewat JWKS Keycloak di camunda dan empat layanan backend — sebelumnya token hanya dibaca tanpa dicek keasliannya.
- Token tanpa identitas dijawab 401, bukan 500.
- Penyelesaian task lewat REST tidak lagi menerima variabel sembarang, dan batasan formulir ditegakkan di server, bukan hanya di browser.
- Start process lewat API kini memeriksa token dan keanggotaan workspace.
- Halaman publik tidak lagi memakai alamat internal, sehingga nama host internal tidak bocor.
- Pembaruan pustaka pihak ketiga untuk menutup CVE di seluruh layanan, dan penggantian pustaka sanitasi HTML yang lisensinya tidak sesuai.
Aplikasi
- Pindah workspace tidak lagi menyisakan data workspace sebelumnya, dan pindah task tidak lagi menampilkan formulir task yang lama.
- Permintaan yang datang terlambat tidak lagi menimpa data yang lebih baru.
- Membuka detail request sesudah start process tidak lagi berujung 404.
- Formulir ikut melebar saat panel kanan dibuka penuh, dan pita blur di bawah layar pada formulir panjang hilang.
Helpdesk
- SLA dihitung memakai jam kerja, bukan jam polos — tenggat tidak lagi selalu terlihat merah.
- Tombol aksi tidak bisa ditekan dua kali saat data sedang dimuat ulang.
- Filter dan pencarian tabel tiket tersimpan di alamat halaman, jadi tombol back bekerja seperti seharusnya.
Studio & Master Data
- Unggahan berkas Master Data yang gagal karena alamat memakai slug workspace, dan nilai record yang tidak muncul di tabel.
- Tautan publik BPMN sudah bisa diunduh.
- Tombol Deploy to Live tidak lagi ikut mati setelah Deploy to Test.
- Question tidak bisa dibuat tanpa query yang sah.
Platform & tampilan
- Unggahan berkas besar tidak lagi ditolak di tengah jalan padahal ukurannya masih di bawah batas.
- Status "Dibatalkan" dipisahkan dari "Selesai" pada filter, dan penomoran halaman daftar instance diperbaiki.
- Company Profile: mode gelap, logo modul, breadcrumb, favicon, dan tampilan di layar ponsel.
⚙️ Menyalakan Tencent COS
Cukup arahkan konfigurasi penyimpanan ke COS dan tambahkan satu baris terakhir:
MINIO_ENDPOINT=cos.ap-jakarta.myqcloud.com
MINIO_ACCESS_KEY=xxx
MINIO_SECRET_KEY=xxxx
MINIO_BUCKET_NAME=damar-1476458991
MINIO_USE_SSL=true
MINIO_BUCKET_LOOKUP=dns
Baris MINIO_BUCKET_LOOKUP=dns itu yang menentukan. Tanpa itu, COS menolak seluruh unggahan dan unduhan berkas dengan 403 PathStyleDomainForbidden. Nilai bawaannya auto, yang berarti instalasi MinIO yang sudah jalan tidak perlu diubah sama sekali.
⚠️ Catatan Penting
Rilis ini tidak bisa dinaikkan serentak. Perpindahan identitas ke proxy naik dalam tiga tahap — samakan shared secret di semua layanan, nyalakan di proxy, lalu di tiap layanan satu per satu, dan baru terakhir ditegakkan. Camunda dijadwalkan paling akhir karena tidak punya pengaman yang dimiliki sembilan layanan Go. Untuk antrean, dua saklar belum bisa disentuh sampai konfigurasinya menyusul. Ikuti checklist per variabel yang sudah disiapkan, jangan mengandalkan ingatan.
Dua pengaturan ekspor terjadwal di report-service berubah aktif secara bawaan. Deployment yang tidak pernah menyetelnya secara eksplisit akan mulai menjalankan ekspor terjadwal sendiri begitu versi baru naik.
Di camunda, KEYCLOAK_URL dan KEYCLOAK_REALM wajib diisi dan harus menunjuk ke Keycloak server itu sendiri. Kalau kosong, seluruh token ditolak.
Ada enam berkas migrasi yang harus dijalankan lebih dulu: empat di integration-service dan dua di camunda.
Untuk informasi yang lebih lengkap, kunjungi docs.alurkerja.com.
Ready to Digitally Transform Your Business Processes?
Join 100+ companies already experiencing maximum productivity